Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh…
“Tak kenal maka tak sayang.” Itulah sebuah pepatah masyhur yang sudah sangat akrab di telinga setiap orang. Kalau tidak dalam bahasa Indonesia, mungkin dalam bahasa atau bentuk yang lain. Maka ada baiknya pada posting perdana ini, saya akan memperkenalkan diri saya kepada Anda semua.
Anak kedua dari tiga bersaudara ini dilahirkan di kota Solo pada hari Rabu medio bulan Oktober tahun 1985 dari seorang ibu bernama Jujuk Juariah. Seorang wanita yang solehah, dan luwes dalam berkawan kepada setiap insan. Sementara ayah saya, pak Djarwono, walaupun tidak seluwes ibu saya dalam bersosialisasi, tapi selalu jujur, sabar, dan ulet dalam menjalani hidup.
Back to me, hehehe, setelah numpang lahir di Solo, maka saya pun tumbuh besar di Duri. Sejauh ingatan saya ke belakang, mungkin memori itu mulai ketika saya masuk di playgroup/TK Mutiara pada tahun ajaran 1991-1992. Sampai lulus SMA, karena mengikuti tugas ayah saya sebagai karyawan sebuah perusahaan joint venture perminyakan nasional-asing, saya menghabiskan masa kecil dan remaja saya di Duri, Minas, dan Rumbai, provinsi Riau, Indonesia. Untuk lebih lengkapnya silakan merujuk pada daftar berikut ini. Oiya, sebelum saya lupa, saya cantumkan juga daftar wali kelas pada tiap periode yang saya tempuh (I’m a bit of detail freak by the way :P)
So there you go, dari SD sampai SMA, detil tiap tahunnya sudah tertera. Dan di tiap tahunnya, tentu ada memori2 atau kejadian2 yang tak terlupakan; mungkin bisa jadi bahan posting berikutnya. For now, let’s just return to the basic Amik 101.
Setelah saya lulus SMA, saya melanjutkan pendidikan saya ke University of Tulsa, Oklahoma dengan mengambil jurusan Teknik Kimia. Alhamdulillah, saya bisa menyelesaikan S1 saya pada bulan Desember 2007, kemudian S2 pada tahun berikutnya. Sampai saat ini, saya masih di universitas yang sama dan sedang menjalani pendidikan doktoral saya.
*** CURCOL MODE ON !!! ***
Jujur punya jujur, kalau seandainya saya bisa kerja dulu, saya lebih memilih kerja karena sudah agak jenuh dengan dunia perkuliahan, apalagi masih di tempat yang sama dengan jurusan dan kampus yang sama, tapi berhubung ketersediaan lapangan kerja sewaktu saya lulus S2 itu sedang seret2nya, mungkin jalan terbaik yang tersedia adalah nyambung kuliah S3 lagi.
Terkadang, apa yang kita rasa baik, bisa jadi tidak baik untuk kita. Sementara yang kita rasakan tidak baik, bisa jadi adalah yang terbaik untuk kita. Kita hanya bisa berikhtiar sebaik mungkin dan hanya kepada Allah-lah kita bertawakkal. Semoga saja apa yang saya tengah jalani sekarang ini adalah yang terbaik bagi saya ke depannya dan untuk hari akhir nantinya. Aaamiin yaa Rabbal ‘aalamiin…
*** CURCOL MODE OFF !!! ***
Ok, back to the basic of me again, hehehe.
Status: menikah (walaupun di KTP indonesia saya masih “belum kawin”), istri satu, anak belum dikasih (Rabbi habli minash shaali7iin).
Pekerjaan: mahasiswa sekaligus asisten dosen (hari2 nge-grade PR anak orang)
Makanan favorit: apa saja, asal halal, sehat, bergizi, dan diracik dengan bumbu cinta, halah…
Hobby: nah ini nih, pertanyaan yang paling sulit untuk dijawab. Begini ceritanya,
Dulu saya suka berenang, tapi bisanya cuma gaya dada & gaya bebas, itupun belum tentu bener2 bener.
Saya juga suka ngerakit model pesawat tempur (karena ketularan temen saya, si Memet Pane), tapi gak pernah bener2 selesai yang dicat, trus semua stiker dan pernak-pernik detilnya dipasang.
Pernah juga les gitar, tapi 3 kali masuk, udah gak tahan (kepengen liat Ranty & Opi Bamboo, hehehehe).
Wisata kuliner? kalau yang aneh2 gak berani makannya euy. Tentang jenis2 makanan yang saya suka, semoga bisa jadi bahan posting in the near future.
Nyanyi? Cuma sekali nampil di depan umum, itu pun karena vokalis aslinya gk bisa datang. Paling sering mah tiap hari di kamar mandi (actually banyak yg bilang suara saya “lumayan” lho, ntah jujur ntah itu hanya memuji, hehehe)
Main game? kalo soal game, favorite saya itu yang ber-genre RPG (role-playing game), abis mainnya tinggal pilih2 action dan lebih kepada character development, bukan cuma tonjok2an atau tembak2an murni. Cuma ya itu, belum pernah yang ampe bener2 selesai gamenya (kecuali Pokemon Blue).
Nonton film? Suka aja gitu, tapi kalo hobby, gak kali ya, dan paling judul2 tertentu saja yang saya tonton, dan yang lebih membingungkan lagi, saya gak punya selera yang fokus wal khusus. Jadi, spektrum selera saya itu bisa dari Star Wars sampai ke Ketika Cinta Bertasbih?
Hey, maybe that’s just the way I am. No wonder I like to eat in a buffet, coba ini dikit, coba itu dikit, tapi semuanya dicoba. And that’s what I should try to express it in this page.
Therefore, let me declare it here, I, girumon16, will solemnly dedicate myself to share as many as little things I like, enjoy, experience, and observe to the rest of the world and keep being Randomly Thoughtful…!!!